www.transriau.com
14:00 WIB - Lima Tim PTPN V Adu Inovasi Planters Innovation Summit 2022 | 10:16 WIB - Sinergi PTPN V-PTPN XII Kembalikan Legenda "Kopi Jawa" | 15:15 WIB - PTPN V Dukung Penguatan Desa Wisata Buluh Cina | 20:25 WIB - Asisten I Setda Riau Lepas 21 Kontingen Pramuka Ikuti Peran Saka Nasional 2022 | 10:14 WIB - JNE Berangkatkan Pemenang Hadiah Umroh Lomba Content Competition dan Karyawan | 09:56 WIB - BRK Syariah Serahkan CSR Untuk 431 Pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang
  Rabu, 05 Oktober 2022 | Jam Digital
Follow:
 
Grup APRIL Komit Turunkan 50 Persen Angka Stunting di Riau

Senin, 20/06/2022 - 13:36:51 WIB

TERKAIT:
   
 

PELALAWAN – Program penurunan angka stunting mendapat perhatian serius dari Pemerintah. Berbagai kebijakan diambil untuk mencapai angka 14 persen prevalensi stunting di tahun 2024. Salah satunya dengan mengalokasikan dana Rp44,8 triliun untuk menurunkan angka stunting di tahun 2022.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan dana tersebut diarahkan untuk menurunkan angka stunting demi terciptanya lingkungan bekerja, rumah tangga dan kesehatan yang lebih baik. Wamenkeu menegaskan stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang memiliki implikasi kepada generasi penerus, berimplikasi kepada kehidupan, produktivitas, hingga kepada kehidupan ekonomi, produktivitas dan kemajuan ekonomi Indonesia.

“Arahan Bapak Presiden, kita akan menurunkan prevalensi stunting menuju 14 persen pada tahun 2024. Saat ini, kita masih cukup tinggi di sekitar 24 persen lebih. Ada kemajuan, namun kemajuan ini harus lebih cepat kita upayakan,” ujarnya dalam Sosialisasi Arah Kebijakan DAK Stunting Tahun 2023, baru-baru ini, Selasa (14/6/2022) secara daring.

Sementara itu, prevalensi stunting di Provinsi Riau pada tahun 2021 sebesar 22,3 persen. Angka ini memang sedikit lebih baik daripada rata-rata prevalensi stunting di Indonesia. Namun demikian tetap diperlukan perubahan lebih cepat untuk mencapai 14 persen pada tahun 2024 atau harus diturunkan sebesar 3 persen per tahun.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan upaya penurunan angka stunting membutuhkan intervensi gizi pada lokasi dan kelompok sasaran prioritas yaitu rumah tangga 1000 hari pertama kehidupan. Untuk mencapai tujuan tersebut membutuhkan konvergensi intervensi di lintas sektor.

"Pemerintah terus memantau dan mengevaluasi hasil kinerja dari pembinaan dan pengawasan serta komitmen kepala daerah dalam menurunkan angka stunting ini," jelasnya lagi.

Upaya penurunan angka stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak termasuk pemerintah daerah dan desa/kelurahan, akademisi, media, swasta, lembaga swadaya masyarakat dan sebagainya.

Salah satu pihak swasta yang aktif mendukung program prioritas pemerintah tersebut adalah PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Perusahaan bagian dari grup APRIL ini bertekad menurunkan angka stunting sebesar 50 persen di Provinsi Riau, di mana tercatat 16.275 orang atau 10,9 persen dari jumlah balita stunting pada tahun 2019. Langkah ini sejalan dengan komitmen transformatif APRIL2030 pada pilar Kemajuan Inklusif (Inclusive Progress) yang telah diluncurkan akhir 2020 lalu.

Koordinator Program Kesehatan CD RAPP, Purwowidi Astanto menjelaskan ada dua pendekatan dalam menjalankan program penurunan angka stunting. Pendekatan pertama melalui program pemberdayaan masyarakat (community empowerment) yang telah dilakukan secara intensif bersama dengan masyarakat desa di sekitar area operasional perusahaan dan pendekatan kedua dengan menciptakan lingkungan yang kondusif.

“Salah satunya kegiatan training of trainer konseling pemberian makan bayi dan anak (PMBA) bagi petugas gizi Puskesmas yang kita laksanakan bagi Kabupaten Pelalawan dan Siak pada bulan Juni ini kemudian menyusul tiga Kabupaten lainnya, Kampar, Kuansing dan Kepulauan Meranti,” ujarnya, Minggu (18/6/2022) di Pangkalan Kerinci.

Widi menambahkan sederetan kegiatan pelatihan juga dilaksanakan seperti edukasi dan kampanye kesehatan bagi para kader posyandu, ibu hamil, anak dan balita di daerah sasaran. Kegiatan tersebut di antaranya pelatihan penyelenggaraan Posyandu, pelatihan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat (PKBM), pelatihan konseling PMBA, pelatihan manajemen terpadu balita sakit berbasis masyarakat (MTBS-M) dan pelatihan higienitas dan sanitasi.

Kemudian juga dilakukan promo-edukasi kesehatan dan gizi, monitoring dan evaluasi kegiatan Posyandu, pemberian makanan tambahan (PMT) dan penyuluhan, pemulihan bagi anak balita gizi buruk, BGM (bawah garis merah) dan ibu hamil KEK (kekurangan energi kronis).

Selain itu, untuk pengembangan Posyandu, CD RAPP juga menyerahkan bantuan antropometri kit kepada Posyandu binaan, menggelar lomba-lomba Posyandu serta pengembangan media komunikasi, informasi dan edukasi sebagai bagian dari kampanye kesehatan kepada para penerima manfaat.

“Di tingkat masyarakat, kegiatan percepatan penurunan angka stunting telah diimplementasikan di 295 Posyandu tersebar di 131 desa, 27 kecamatan di lima Kabupaten di Provinsi Riau,” paparnya.

Demi menyukseskan seluruh rangkaian dan tujuan dari program stunting ini, RAPP berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat Kabupaten dan Provinsi, terutama yang berperan aktif dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), seperti Bappedalitbang, BKKBN Provinsi Riau, Dinas Kesehatan, Bapelkes, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan sebagainya. (Fd)



 
Berita Terkini:
  • Lima Tim PTPN V Adu Inovasi Planters Innovation Summit 2022
  • Sinergi PTPN V-PTPN XII Kembalikan Legenda "Kopi Jawa"
  • PTPN V Dukung Penguatan Desa Wisata Buluh Cina
  • Asisten I Setda Riau Lepas 21 Kontingen Pramuka Ikuti Peran Saka Nasional 2022
  • JNE Berangkatkan Pemenang Hadiah Umroh Lomba Content Competition dan Karyawan
  • BRK Syariah Serahkan CSR Untuk 431 Pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang
  • Sebanyak 238 Pelajar MTsN 1 Bengkalis Ikuti Kompetensi Madrasah Indonesia
  • Gubri Syamsuar Apresiasi Portal Media Center Provinsi Riau
  • Gubri Kunjungi Maqari Quraniyah Madinatul Munawwarah
  • Proklim Bikin Tanjung Medan Hijau dan Nyaman
  • JNE Bertanggungjawab Penuh Kepada Warga Terdampak Kebakaran di Cimanggis Depok
  • Afrizal Sintong dianugerahi Penghargaan Kepala Daerah Inovatif
  • Inisiasi Perubahan, Karyawan BUMN di Pekanbaru Beralih ke Skuter Listrik
  • Gubri Sambangi Muslim World League dan IsDB
  • Gubri Syamsuar Jajaki Kerjasama dengan Universitas Al-Azhar
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    3 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/06/2022 - 19:55 WIB
    Koalisi Indonesia Bersatu Membawa Kesejukan Untuk Riau Lebih Baik
    PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim di Riau
    Datuk Setia Amanah Kukuhkan Pimpinan LAMR
    Gubri Borong Anugerah Adinata Syari'ah 2022
    Riau Peringkat 1 di Sumatra, Investasi APRIL Terbesar
    Membangun Dari Desa, Apa Saja yang telah dilaksanakan Gubernur Syamsuar
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved