www.transriau.com
13:35 WIB - Demokrat Riau Bakal Gelar Musda, DPC Pelalawan: Momentun Tepat untuk Regenerasi | 05:49 WIB - Polres Kampar : Perkara Anthony Hamzah Tak Ada Kaitannya Dengan PTPN V | 16:45 WIB - Dukung Peningkatan Pendidikan, PTPN V Salurkan Bantuan Sebesar Rp15 Juta Untuk MDTA Nurul Huda | 17:01 WIB - HUT ke-37, Agung Nugroho Diberi Kejutan Wartawan yang Bertugas di DPRD Riau | 14:53 WIB - Tiang Bubu di Perairan Rohil Kembali Memakan Korban | 13:27 WIB - PHR WK Rokan Luncurkan Program Pencegahan Stunting
  Senin, 18 Oktober 2021 | Jam Digital
Follow:
 
Bupati Meranti didaulat Sebagai Pembicara Seminar Nasional Pengelolaan Aset Daerah di MEP FE UGM

Sabtu, 14/07/2018 - 20:00:25 WIB

TERKAIT:
 
  • Bupati Meranti didaulat Sebagai Pembicara Seminar Nasional Pengelolaan Aset Daerah di MEP FE UGM
  •  

    Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si menjadi pembicara dalam Seminar Nasional dan Workshop Perencanaan Pengelolaan Aset Daerah Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Pembiayaan Pembangunan, Bertempat di Auditorium Sukadji Ranuwiharjo MM FEB UGM , Yogyakarta, Sabtu (14/7/2018).

    Kegiatan yang digelar dalam rangka Dies Natalis Ke-23 Program Study Magister (Ekonomi Pembangunan MEP) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu, membahas peran PAD dalam pembiayaan pembangunan daerah, dan pembahasan strategi pengelolaan aset secara tepat dan berdaya guna.

    Hadir sebagai pembicara Walikota Bandar Baru Nadjmi Adhani, S.Sos, M.Si, Subdirektorat Pengelolaan Kekayaan Negara II Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi Soeparjanto SH, M. Ec.Dev, Akademisi FH UGM Prof. Sudjito, Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir SE M.Si, Bupati Tambrauw Gabriel Asem SE, M.Si. Juga dihadiri Ketua Panitia Gunawan B.Sc, MSc, Dipt. Stat. Ec, Ketua Program Study FEB MM UGM Dr. Ahmad Makhfatih MA.

    Turut mendampingi Bupati Irwan, Kepala BPKAD Kabupaten Meranti Bambang Supriyanto SE MM, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH, Kabid Aset BPKAD Meranti Alamsyah Mubarak S. Sos M. Si, Kasi Akuntansi Eko Haryadi SE MAk. 

    Acara diawali dengan mendengarkan sambutan Pimpinan Fakultas Ekonomi Eko Suwardi M.Sc Ph.D, yang menyambut baik pelaksanaan kegiatan yang dinilainya cukup strategis dalam pengelolaan Managemen Aset yang meliputi Perencanan kebutuhan, penganggaran, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, penyaluran, penghapusan, pemindah tanganan dan lainnya. Dikatakannya dengan Managemen Aset Daerah yang baik diyakini akan memberikan kontribusi khususnya bagi peningkatan PAD Untuk Pembiayaan Pembangunan.

    Dalam pemaparannya sebagai Narasumber Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, yang merupakan Alumni MEP FE UGM angkatan 12, memaparkan upayanya dalam rangka menekan angka kemiskinan di Meranti yang diawal pemekaran mencapai 43 persen.

    Di antara terobosan (Best Practise), yang dilakukan oleh Irwan, adalah dengan membuka isolasi daerah Meranti yang berpulau-pulau, melalui pengadaan Transportasi Laut Tradisional Kempang menggantikan Pompong yang dinilai tidak Efisien dari segi daya angkut, daya tempuh, biaya dan lainnya. 

    Dana APBD digunakan oleh Pemkab. Meranti untuk membangun Kempang yang menjadi Aset Daerah, Selanjutnya dihibahkan kepada Pemerintah Desa untuk dimanfaatkan masyarakat sebagai alat transportasi penghubung antar pulau. Hasilnya sangat signifkan dimana dengan adanya Kempang lalu lintas orang dan barang dapat dilakukan dengan cepat, dimana daya angkut, daya tempuh, biaya tarif dan bingkar muat menjadi lebih murah dan efisien.

    Dampaknya bagi masyarakat yakni dapat memudahkan akses, masyarakat lebih mudah membawa hasil pertanian ke Kota sehingga mampu mendongkrak tingkat ekonomi masyarakat.

    Lebih jauh dikatakan Ketua Asosiasi Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Bidang Keuangan Daerah itu, menjelaskan Best Praktis selanjutnya, adalah menyediakan transportasi laut untuk membantu mengatasi masyarakat yang sakit seperti melahirkan atau sakit berat, dengan mengadakan banyak ambulan laut, fasilitas ini juga sebagai pertolongan pertama bagi masyarakat yang sakit.

    Aset Daerah berupa Ambulan Laut itu, sejauh ini telah berjumlah 7 unit, saat awal pengelolaan Ambulan Laut ditangani oleh Dinas Kesehatan namun dinilai kurang efisien karena biaya BBM sangat besar, dan jika masyarakat membutuhkan malam hari tidak bisa karena waktu kerja PNS hanya sampai sore, dengan alasan itu, Pemkab. Meranti mencari solusi dengan melakukan kerjasama dengan Badan Amil Zakat (Baznas) dalam pengelolaanya.

    "Berkat kerjasam pengelolaan dengan Baznas, Ambulan Laut bisa beroperasi 24 Jam satu hari, dan 7 hari dalam seminggu, selain itu pungutan tidak sulit karena tidak membutuhkan payung hukum. Alhasil biaya operasional bisa ditekan hampir 100 persen," jelas Bupati Irwan.

    Best Practise yang selanjutnya adalah, pengelolaan Pelabuhan Laut dengan menggunakan aset tanah Pemda, sebelumnya keluar masuk barang menggunakan Pelabuhan Pelindo dimana dari segi pelayanan serta peralatan bongkar muat sangat terbatas.

    Sejak adanya pelabuhan milik Pemda terjadi dampak yang signifikan yakni efisiensi waktu serta biaya bongkar muat, masyarakat dapat lebih mudah melakukan bongkar muat barang dan hasil pertaniannya, sehingga mampu mengurangi angka kemiskinan yang awalnya mencapai 43 persen, menjadi 28 persen.

    Dan terakhir, disampaikan Mantan Kabag Keuangan Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau itu adalah berupaya memanfaatkan space atau lahan yang ada didaerah sehingga lebih berdaya guna, salah satunya melakukan kerjasama dengan PT. Pelindo dalam memanfaatkan tanah sekitar pelabuhan milik Pwlindo yang tidak termanfaatkan untuk membangun Pasar Modern. Namun terobosan yang cerdas dan strategis itu harus terhenti akibat tidak berjalannya komitmen kerjasama sebelumnya dimana PT. Pelindo melanjutkan pengajuan HGU kawasan pelabuhan itu, sehingga Pemda tidak bisa melanjutkan pembangunan.

    Diakhir pemaparannya, Bupati Irwan, mengucapkan terima kasih kepada para Dosen dan Profesor yang telah mendidik dan mengajarnya saat menimba ilmu di bangku kuliah karena berkat ilmu yang diperolehnya itulah dirinya bisa menjadi Bupati yang mampu menekan angka kemiskinan dengan memanfaatkan seluruh potensi dan aset yang dimiliki daerah.

    Selain itu berkat pengelolaan aset daerah yang Akuntabel dan Transparan, Pemkab. Meranti yang baru berumur 9 Tahun telah berhasil meraih Predikat WTP 6 kali berturut-turut dan berhasil meraih nilai SAKIP B dari Kementrian PAN RB.

    Menyikapi masukan dan pengalaman yang dipaparkan oleh Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si dan para Narasumber lainnya, mengucapkan apresiasinya kepada para Alumni MEP FE UGM yang berkenan hadir, kembali kekampus dalam rangka Reuni atau Dies Natalis UGM. Seperti diketahui banyak Alumni MEP FE UGM yang berhasil berkiprah dibidangnya masing masing, Seperti Gubernur, Bupati, Walikota dan Pejabat Kementrian, serta disektor Profesional Bisnis.

    Ia berharap, para Alumni dapat berbagi ilmu dan pengalamanya saat berkiprah di Pemerintahan, maupun sektor swasta sesuai bidang masing masing bagi perbaikan proses pendidikan di UGM khususnya MEP FE UGM.

    "Saat kembali ke kampus kami juga meminta masukan dari pengalaman para Alumni yang telah berhasil terjun di Pemerintahan, Swasta maupun dibidangnya maaing masing, dimana banyak hal dan ide yang bisa disumbangkan bagi perbaikan proses pendidikan UGM khususnya MEP FE UGM. Dalam memberikan kontribusi lagi bagi kemajuan Indonesia," ucap Eko Suwardi.

    Selain itu juga dukungan Alumni dalam membantu mahasiswa yang ingin mengadakan riset di Pemda yang dipimpin maupun disektor swasta sehingga riset di MEP bisa berjalan dengan baik. 

    Narasumber lainnya yang berkesempatan melakukan pemaparan adalah Prof. Sudjito yang menjelaskan potensi dan masalah pertanahan dalam manajemen aset mendukung pembangunan daerah. Menurutnya Pelaksanaan Managemen Aset Daerah Wajib dilakukan berdasarkan hukum yang berlaku baik pusat maupun daerah, wajib memperhatikan etika dan asas fungsional, kepastian hukum, transparansi, keterbukaan, efisien, akuntabilitas, dan kepastian nilai.

    Dengan Managemen Aset Tanah Daerah akan tercipta Kepastian Efektifitas dan Efisiensi Aset, Optimalisasi Aset, serta berkontribusi terhadap pembangunan. 

    Akademisi dari FH UGM itu juga menjelaskan Managemen Aset Daerah akan berhasil jika didukung SDM yang unggul yang mampu mendayagunakan tanah daerah UK untuk peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat.  Pemda perlu kreatif, progresif dan futuristik dalam managemen aset pertanahan,  dalam pengelolaannya Pemda harus paham dan taat pada kebijakan hukum pertanahan Pusat,  Aset tanah daerah perlu diselenggarakan dengan hati hati terutama dengan pihak ketiga agar produktif dan bebas sengketa. (Humas Pemkab Meranti)



     
    Berita Terkini:
  • Demokrat Riau Bakal Gelar Musda, DPC Pelalawan: Momentun Tepat untuk Regenerasi
  • Polres Kampar : Perkara Anthony Hamzah Tak Ada Kaitannya Dengan PTPN V
  • Dukung Peningkatan Pendidikan, PTPN V Salurkan Bantuan Sebesar Rp15 Juta Untuk MDTA Nurul Huda
  • HUT ke-37, Agung Nugroho Diberi Kejutan Wartawan yang Bertugas di DPRD Riau
  • Tiang Bubu di Perairan Rohil Kembali Memakan Korban
  • PHR WK Rokan Luncurkan Program Pencegahan Stunting
  • Gubernur Riau usulkan Pembangunan Infrastruktur ke Komisi V DPR RI
  • Apindo-OJK Riau Kerjasama RAPP Kejar Target Herd Immunity
  • Bermodal Sepatu Pinjam Alex dan Astri Raih Medali Emas dan Perak
  • Lebih dari 26.500 Pekerja dan Keluarga PHR WK Rokan Sudah Vaksinasi
  • Gubernur Riau Syamsuar Kunjungi Pesantren Darul Fikri
  • Bupati dan Wabup Rohil Dapat Gelar Datuk Setia Adat
  • Gubri dan Isteri Tanam Padi Bibit Unggul di Desa Bina Maju
  • Hipemari Jakarta Dukung Tuntutan DBH Sawit
  • Sukses Bangun Kemitraan Petani, Dirut Holding Perkebunan Ingin Nasionalisasi Pola PTPN V
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 01/08/2021 - 00:00 WIB
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
    Agung Nugroho Tegaskan Seluruh Anggota Fraksi Demokrat DPRD Riau Dukung AHY
    BASAMO MAMBOLO NAGOGHI
    HUT Ke-71 Kabupaten Kampar Momentum Sejahterakan Masyarakat
    Kiprah Wartawan di Tengah Pandemi
    Virus Hoax Vs Virus Covid
    Ade Hartati: Vaksin Aman dan Tidak Ada Masalah Untuk Tubuh
    Kabinet Jokowi - Ma'aruf Amin di Reshuffle
    Enam Wajah Baru Menjadi Anggota Kabinet Indonesia Maju
    Bupati Terpilih Kabupaten Pelalawan Zukri Bersama Wakilnya Kunjungi Kediaman HM Harris
    Yulisman dan Agung Nugroho Resmi dilantik sebagai Pimpinan DPRD Riau
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved