www.transriau.com
13:26 WIB - Laudia Cinta Bella, Jahit Indahnya Masa Depan Lewat Vokasi PHR | 14:52 WIB - Golkar dan PKS Bertemu Perkuat Rencana Koalisi di Pilkada 2024 | 20:23 WIB - Dukungan Masyarakat Pekanbaru untuk H Syamsuar Semakin Kuat | 10:53 WIB - Simpel Kuota dan Banyak Pilihan, IM3 Freedom Internet Kini Lebih Spesial Dengan Kuota Harian | 10:17 WIB - Komisi VI: Pembentukan PalmCo Perkuat Ekosistem Sawit Nasional | 09:50 WIB - Sebanyak 190 Mahasiswa Terbaik Riau Jalani Magang Kerja Praktik dan Tugas Akhir di PHR
  Rabu, 26 Juni 2024 | Jam Digital
Follow:
 
Tindak Lanjut Intruksi Presiden, Kabupaten Meranti Intensifkan Upaya Pencegahan Karlahut

Rabu, 25/01/2017 - 09:53:27 WIB

TERKAIT:
   
 

Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim mengikuti Rapat Koordinasi (Rakorda), bersama Gubernur Riau, Forkopimda Riau, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Rakorda itu dalam rangka menindaklanjuti intruksi Presiden RI Joko Wododo dalam Rakornas di Istana Negata dalam rangka antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut) di Indonesia, bertempat di ruang Melati, Kantor Gubernur Riau, Selasa (24/1/2017).

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, Kapolda Riau Mayjendpol. Zulkarnain Adinegara, Kasrem 031/Wirabima Kolonel Czi I Nyoman Parwata, Kajati Riau, Kepala BPBD Riau Edwar Sanger, Bupati/Walikota, Kepala BPBD Se-Kabupaten Kota, pihak perusahaan pengelola hutan. Kabupaten Meranti diwakili oleh Wakil Bupati H. Said Hasyim didampingi Kepala Bappeda Makmun Murod.

Dalam rapat itu, sesuai intuksi Presiden RI Joko Widodo, yang disampaikan Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, meminta Kepala Daerah Provinsi hingga Kabupaten Kota untuk fokus pada upaya pencegahan dalam mengatasi masalah Karlahut, karena dinilai lebih efektif dan efisien biaya. "Pengalaman 2016, upaya pencegahan cukup berhasil menekan angka Karlahut di Indonesia, karena lebih kita bisa cepat mempersiapkan diri," ujar Gubernur.

Dijelaskan Gubernur menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, tahun 2016 angka Karlahut berhasil ditekan hingga 83.2 Persen atau jumlah lahan terbakar 2015 mencapai 2.6 Juta Ha, menjadi 438 Ha, begitu juga Hot Spot berdasarkan situs NOAA terjadi penurunan hingga 82 Persen.

"Pak Presiden mengatakan segera-segera pncegahan," ujar Gubernur menirukan ucapan Presiden.

Menyikapi intruksi Presiden tersebut, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim menegaskan Kabupaten Meranti siap mendukung perintah Presiden RI, bahkan sejak tahun 2016 lalu, Pemkab. Meranti melalui BPBD Meranti yang didukung TNI/Polri telah fokus pada upaya pncegahan. Alhasil Karlahut di Kabupaten Meranti berhasil ditekan hingga 70-80 Persen Meranti, keberhasilan itupun diapresiasi oleh Gubernur dengan memberikan BPBD Meranti penghargaan.

"Kita siap mendukung intruksi Presiden mengatasi Karlahut dengan lebih fokus pada upaya pencegahan," ucapnya.

Wabup juga mengungiapkan, Pemda Meranti tidak akan tawar menawar untuk masalah Karlahut, karena dampak dari Karlahut sangat sistemik, sektor perhubungan, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan lainnya akan terganggu. Sekedar informasi tahun 2015 dampak dari Karlahut seperti dikatakan Gubernur telah menghabiskan anggaran negara sebesar 220 Triliun.

Wabup juga berkomitmen untuk menjalankan semua intruksi Presiden daoam Rakornas lalu untuk diterapkan mengantisipasi Karlahut di tingkat Kabupaten.

Adapun intruksi Presiden dan intruksi Gubernur Riau dalam mengantisipasi Karlahut yakni, seiring telah ditetapkannya siaga darurat didua daerah Kota Dumai dan Kabupaten Rohul, Gubernur Riau H. Arsyadjulandi Rachman telah menetapkan status Riau Siaga Darurat sampai 26 hari kedepan. Untuk itu Gubernur meminta Pemda Kabupaten Kota hingga ketingkat Desa melakukan upaya deteksi dini Karlahut dan pembentukan Satgas ditingkat daerah.

Selain itu Perusahaan swasta pengelola hutan diperintahkan untuk memasang CCTV untuk mempermudah deteksi dini. Begitu juga semua unsur didaerah Pemda dan Forkopimda diminta untuk lebih konsentrasi dilapangan.

"Semua unsur tidak ada lagi yang di meja, Pemda bersama Forkopimda mulai Provinsi hingga ketingkat Kabupaten harus lebih fokus dilapangan," ucap Gubernur.

Lebih jauh dikatakan Gubernur, Presiden juga meminta Pemda dan perusahaan koorporate sebagai pemegang izin konsesi bertanggung jawab terhadap wilayahnya, membangun kanal blocking dan sumur bor karena terbukti sukses mengatasi Karlahut. Pesan Presiden lainnya mengaktivasi kembal Posko Karlahut, meningkatkan kapasitas SDM yang ada, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dan menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Kedepan untuk mengantisipasi Karlahut, seperti dikatakan Gubri, kini Riau telah mendapat bantuan Helikopter dari Kemen LHK. "Hely ini bisa dilakukan untuk antisipasi lewat udara seperti water booming dan lainnya. Begitu juga Hely swasta diminta Standbye, untuk penegakan hukum Presiden meminta segera selesaikan dan tidak ada kompromi," jelasnya.

Selain Kementrian Pingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk mengantisipasi Karlahut dilahan gambut tahun 2017 ini, Pemerintah Pusat juga sedang melakukan tata kelola gambut melibatkan Badan Restorasi Gambut (BRG). "Setelah tahun 2016 melakukan persiapan, kini tahun 2017 BRG akan terlibat mengantiidpasi Karlahut," papar Gubernur lagi.

Pada kesempatan itu Gubri juga menjelaskan untuk pencegahan Karlahut Presiden meminta Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, TNI/Polri hingga ketingkat Kabupaten Kota harus terus menjalin sinergitas menjalankan rencana pencegahan dan kapanpun siap turun kelapangan. Untuk masalah anggaran yang acapkali menjadi hambatan, diminta kepada Pemda untuk menganggarkan dalam APBD. "Pemda diminta mempersiapkan anggaran agar tidak terjadi lagi hambatan soal pendanaan," jelasnya.

Pernyataan Gubernur diapresiasi oleh Kapolda Riau Mayjnd. Zulkarnain, dikatakannya Polda Riau siap berkoordinasi dengan Pemda untuk mengantisipasi Karlahut, begitu juga dengan pengganggatan dalam APBD.

Senada dengan Gubernur, Kapolda Riau dan Kasrem 031/Wirabima Kolonel Czi I Nyoman Parwata, juga menghimbau pihak perusahaan memasang CCTV di area konsesinya. "Ini untuk mempermudah mencari siapa pelaku pembakaran, apakah perorangan atau perusahaan, hal ini memang sulit dibuktikan," akunya.

"jika ingin mempertahankan keberhasilan sangat mudah, tinggal menjalankan konsep saja, asalkan semua unsur, Satgas, instansi, semua elemen bersinegri melaksanakan tugas dengan satu komando," ucap Kasrem 031/Wirabima Kolonel Czi I Nyoman Parwata. (hms).



 
Berita Terkini:
  • Laudia Cinta Bella, Jahit Indahnya Masa Depan Lewat Vokasi PHR
  • Golkar dan PKS Bertemu Perkuat Rencana Koalisi di Pilkada 2024
  • Dukungan Masyarakat Pekanbaru untuk H Syamsuar Semakin Kuat
  • Simpel Kuota dan Banyak Pilihan, IM3 Freedom Internet Kini Lebih Spesial Dengan Kuota Harian
  • Komisi VI: Pembentukan PalmCo Perkuat Ekosistem Sawit Nasional
  • Sebanyak 190 Mahasiswa Terbaik Riau Jalani Magang Kerja Praktik dan Tugas Akhir di PHR
  • Program NASIHAT dan AKHLAK Beat PHR Buktikan Keunggulan Budaya Kerja Positif di WK Rokan
  • Perluas Program PSR Pola Off Taker Aktif PTPN IV PalmCo Rekor Tanam Ulang Tercepat Nasional
  • Syamsuar, Gubernur yang Kembali Dirindukan Rakyat Riau
  • Panggilan "Pak Gub" kepada Syamsuar Melekat di Hati Masyarakat
  • PHR Berbagi Ilmu dan Semangat Lestari kepada Pelajar di Momen Hari Lingkungan Hidup 2024
  • Hasil Survey LSI, Elektabilitas Sahril Topan Teratas
  • JNE Bagikan Daging Qurban dan Hadirkan Promo Spesial Hari Raya Idul Adha 1445 H
  • Berbagi Keberkahan, PTPN IV Regional III Salurkan 20.000 Paket Daging Kurban
  • PHR Salurkan 32 Ekor Sapi Kurban di Blok Rokan
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    2 Ustadz Mas’ud Tahidin Kupas Soal Motivasi Kerja di Al Munawwarah UIR
    3 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    4 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    5 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    6 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Selasa, 25/06/2024 - 13:26 WIB
    Laudia Cinta Bella, Jahit Indahnya Masa Depan Lewat Vokasi PHR
    Golkar dan PKS Bertemu Perkuat Rencana Koalisi di Pilkada 2024
    Fitnah Calon Anggota DPD, Karel Dilaporkan ke Polda Riau
    RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dan RUPSLB Tahun 2024 BRK Syariah Berjalan Lancar
    Ketua IPPSS Lukman Adi Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Risnandar Mahiwa Penjabat Walikota Pekanbaru
    Tiga Perusahaan Jalin MoU dengan Dewan Pendidikan Riau
    Komitmen PHR Jaga Lingkungan dengan Inovasi Lahan Basah untuk Kelola Air Terproduksi
    Kinerja Solid dan Unggul Sepanjang 2023
    PT Indosat Tbk Siap Perkuat Transformasi Menuju AI Native TechCo
    Perkuat Program TJSL, PHR Jalin Kerja Sama dengan Mitra Pelaksana Riau
    PWI Riau Terima Surat Dukungan Resmi untuk HPN 2025 Oleh Pemprov Riau
    Program Pencegahan Stunting PHR di Riau Sasar 11.340 Penerima Manfaat
    Strategi Awal PalmCo Pasca Efektif KSO dan Kelola Perkebunan Sawit Terluas di Dunia
    Menteri Perhubungan Dukung Penuh Lancang Kuning Carnival di Riau
    Produksi Migas Melalui Eksplorasi:
    Jaga Laju Kolaborasi ELNUSA dan PHR Sukses Rampungkan Proyek Survei Seismik 3D Balam South East
    Indosat Ooredoo Hutchison dan Mastercard Umumkan Kemitraan Cybersecurity Center of Excellence
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved