www.transriau.com
17:01 WIB - IOH Bersama Ericsson Menyelesaikan Integrasi Jaringan di Jabodetabek | 10:53 WIB - Pelayanan Prima Rumah Sakit Tandun PTPN V Diganjar Akreditasi Bintang Lima Paripurna | 10:12 WIB - JNE Rayakan Imlek dan Meriahkan Pawai Karnaval HUT ke 50 Sekolah Kalam Kudus Selatpanjang | 16:13 WIB - PHR Akan Tindak Tegas Kontraktor Yang Lalai Terapkan K3 | 14:27 WIB - Bank Sampah Ibnu Al-Mubarok Binaan PHR-Unilak Raih Penghargaan Peduli Lingkungan | 20:19 WIB - PHR Bersama STP Riau Gali Potensi dan Strategi Pariwisata Riau
  Minggu, 29 Januari 2023 | Jam Digital
Follow:
 
Bupati Meranti Sesalkan Sikap Badan POM Gelar Operasi Tanpa Koordinasi

Jumat, 17/03/2017 - 22:09:52 WIB

TERKAIT:
   
 

Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si bersama Wakil Ketua DPRD Riau H. Sunaryo, Plt. Sekda Julian Norwis SE MM dan SKPD terkait termasuk Bea Cukai dan Kepolisian melakukan peninjauan ke gudang penyimpanan barang dari luar negeri di Pelabuhan I Selatpanjang yang sehari sebelumnya di Sidak oleh Badan POM RI karena diduga menjadi tempat penimbunan barang Ilegal, Jumat pagi (17/3/2017).

Dalam peninjauannya Bupati Drs. H. Irwan M.Si dan Wakil Ketua DPRD Riau H. Sunaryo mendapati petugas Badan POM tengah melakukan pendataan barang-barang yang diduga Ilegal di Gudang Pelabuhan I Selatpanjang.

Menyikapi Sidak Gudang penyimpanan barang dari luar negeri yang diduga Ilegal yang dilakukan oleh Balai POM RI Selasa malam lalu, dikatakan Bupati sudah baik dalam rangka melindungi masyarakat tetapi Bupati sangat menyesalkan cara yang dilakukan oleh Badan POM RI yang terkesan kurang beretika karena tanpa memberitahukan Pemerintah Daerah dan Forkopimda sebagai pemilik wilayah. "Kedepan kami berharap agar dapat dikomunikasikan dan dilakukan dengan cara-cara yang lebih beretika," ucap Bupati.

Seperti diketahui Tim Yustisi (Balai POM Pusat, Balai POM Pekanbaru, Mabes Polri, Interpol, Kejati Riau, Kementerian Pertanian RI) yang dipimpin Kepala BPOM RI Ny. Penny Kusumawati Lukito bersama Kepala Pusat Penyidikan POM RI Indri dan Interpol berpangkat Kombespol Selasa Malam lalu (14/3) melakukan Inspeksi mendadak di Gudang Penyimpanan Barang di Pelabuhan I, Selatpanjang yang diduga menyimpan barang sembako dan pangan ilegal daei luar negeri.

Dalam Sidaknya seperti dikatakan Penny Lukito dalam keterangan Persnya, operasi yang dilakukan adalah operasi Internasional, penyeludupan/barang ilegal  produk obat dan makanan pangan Hight Risk (beresiko tinggi) dari negara tetangga yang masuk ke Pelabuhan I Selatpanjang. Operasi dilakukan lintas sektor dengan melibatkan semua pihak terkait. Dalam operasinya Penny dan Tim Yustisi menemukan barang yang diduga Ilegal berupa produk bayi, susu, minuman ringan, biskuit dan lain sebagainya. Ilegal karena tidak mengantongi izin edar dari Badan POM.

Akibat operasi yang dilakukan oleh Badan POM tanpa koordinasi menimbulkan keresahan ditengah masyarakat. Untuk itu ia berharap semua instansi Vertikal menghargai tanggung jawab dan wewenang masing-masing.

"Semua instansi Pemerintah yang sifatnya vertikal kita harap tidak mengedepankan Arogansi sektoral, memang kita punya Undang Undang tapi masing-masing institusi punya kewenangan masing-masing, jadi jangan mengedepankan ego sektoral, mari duduk semeja dan meletakan ya secara proporsional, karena tujuan akhir dari kebijakan pemerintaj adalah untuk mensejahterakan maayarakat bukan membuat masyarakat resah," ujar Bupati seraya meminta jangan lagi melakukan gerakan serupa.

Dan diakui Bupati juga, selama 6 Tahun menjabat ia melihat operasi yang dilakukan oleh Badan POM seperti Alien (orang asing). "Menurut masyarakat, Badan POM ini datangnya tiba-tiba dan perginyapun tak tahu kapan, setelah operasi pergi begitu saja akhirnya hanya meninggalkan keresahan di masyarakat," papar Bupati lagi.

Bupati dan Muspida si Meranti ditegaskan tidak pernah dikomunikasikan bila Badan POM beroperasi di Meranti, baik melalui surat maupun lainnya, hal ini terkesan Badan POM kurang menghormati instansi yang ada di Meranti.

Dijelaskan Bupati, negara Indonesia punya banyak Undang Undang sesuai dengan instansi yang menjalankannya. Seperti Badan POM mempunyai Undang Undang sendiri untuk mengawasi peredaran obat dan makanan disisi lain Bea Cukai juga memiliki UU Kepabeanan yang mengatur barang yang masuk keluar negeri ditempatkan dulu ditempat sementara untuk dilakukan proses kepabeanan dan barang yang di Sidak Badan POM RI di Gudang Pelabuhan I termasuk barang yang sedang diproses sesuai ketentuan sebelum di edarkan di Indonesia. "Barang ini jika tidak sesuai aturan akan dikeluarkan kembali, menurut kami Badan POM belum bisa masuk sampai kesini," terang Bupati.

"Kita dari Pemerintah Daerah hanya ingin memproteksi bagaimana masyarakat mendapatkan sesuatu sesuai kebutuhan dan apa yang sudah menjadi budaya mereka selama beratus tahun lalu," tambahnya.

Seperti diketahui, saat ini untuk memperoleh bahan Sembako seperti Gula, Cabe, Susu dan makanan pokok lainnya dengan harga murah, satu-satunya cara adalah dengan memasok barang dari luar negeri Malaysia dan Singapura melalui Provinsi tetangga yakni Kepulauan Riau. Tepatnya dari Batu Pahat dibawa ke Selatpanjang. Namun yang menjadi dilema, oleh Pemerintah Pusat baik Badan POM, Karantina, Bea Cukai dan instansi penegak hukum terkait lainnya menilai masuknya barang barang yang berasal dari negara tetangga itu tergolong kategori ilegal karena Meranti tidak masuk dalam Free Trade Zone (area perdagangan bebas) jadi harus mengantongi dokumen import dan izin edar dari instansi terkait seperti Badan POM dan Bea Cukai.

Sementara itu, menyikapi masalah tersebut Wakil Ketua DPRD Riau H. Sunaryo yang turut meninjau mengatakan, setiap instansi memiliki wilayah dan tanggung jawab masing-masing, dari DPRD sendiri akan mencoba memfasilitasi masalah ini dengan mengundang semua ihak terkait untuk mendudukannya. "Intinya apa yang dibuat dilapangan tidak meresahkan masyarakat, sehingga maayarakat tidka dirugikan dan bisa mencari nafkah seperti biasa, mudah-mudahan dalam minggu depan akan kita solidkan," ujar H. Sunaryo.

Akhir kata menyikapi keresahan masyarakat yang setelah Sidak Badan POM RI akan kesulitan memperoleh Sembako dan dengan harga murah khususnya menyambut bulan puasa yang tak lama lagi, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si menghimbau seluruh masyarakat Meranti untuk tetap tenang karena Pemerintah Daerah akan menjamin stock kebutuhan masyarakat mulai saat ini hingga puasa nanti tersedia dengan jumlah cukup dan harga yang terjangkau. "Jadi jangan adanya sidak dari Balai POM Pekanbaru ini membuat masyarakat Meranti menjadi resah, saya menghimbau tetap tenang karena semua tetap diatur Pemerintah Daerah untuk mencukupinya," ujar Bupati.

Menyikapi harga dari Jawa dan Sumatera yang relatif mahal, Bupati menjelaskan, jika mengandalkan barang yang masuk dari Sumatera dan Jawa disamping jumlahnya terbatas harganya juga mahal. Apalagi dengan kondisi Meranti yang sedang menghadapi tekanan ekonomi saat ini sangat membebani masyarakat. Di Meranti sendiri diakui Bupati, sejak ratusan tahun yang lalu telah menjadi daerah persinggahan perdagangan lintas batas dimana banyak barang dari luar negeri khususnya negara tetangga yang beredar di Meranti. "Ini merupakan kebudayaan di Meranti, saya fikir Pemerintah tentu punya kebijakan tersendiri untuk melindungi masyarakat dengan kwalitas yang terjamin dan harga yang terjangkau," jelas Bupati. *



 
Berita Terkini:
  • IOH Bersama Ericsson Menyelesaikan Integrasi Jaringan di Jabodetabek
  • Pelayanan Prima Rumah Sakit Tandun PTPN V Diganjar Akreditasi Bintang Lima Paripurna
  • JNE Rayakan Imlek dan Meriahkan Pawai Karnaval HUT ke 50 Sekolah Kalam Kudus Selatpanjang
  • PHR Akan Tindak Tegas Kontraktor Yang Lalai Terapkan K3
  • Bank Sampah Ibnu Al-Mubarok Binaan PHR-Unilak Raih Penghargaan Peduli Lingkungan
  • PHR Bersama STP Riau Gali Potensi dan Strategi Pariwisata Riau
  • Pendaftaran IDCamp X KADIN 2023 Telah Dibuka, IOH Targetkan Ribuan Talenta Digital Muda Bergabung
  • Airlangga Hartarto Targetkan Golkar Sumatera I Kuasai 17 Kursi DPR RI
  • Transformasi KUD Tani Sejahtera Binaan PTPN V Melalui Digitalisasi
  • Investasi Hulu Migas 2022 Lampaui Capaian Sebelum Pandemi Covid-19
  • Gubernur Syamsuar, Ganjar hingga Risma Hadiri Pelantikan Rektor IPB
  • Cosmo JNE FC Duduki Peringkat 2 Liga Futsal Profesional Indonesia 2022-2023
  • Bahagia Masyarakat Rimba Jaya Saat PTPN V Bangun Kembali Nadi Ekonomi Desa
  • Gubri: Tahun 2023 Anggaran Infrastruktur Jalan di Riau Naik Rp866 Miliar
  • Pentingnya Mengetahui Perkembangan Spiritualitas Pada Masa Remaja
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    3 Ustadz Mas’ud Tahidin Kupas Soal Motivasi Kerja di Al Munawwarah UIR
    4 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    5 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    6 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    7 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    8 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Sabtu, 17/12/2022 - 19:07 WIB
    Pak Syam Membangun Riau
    Awal Mula Menancap Pada 2019 Membangun Infrastruktur
    Pak Syam Membangun Riau
    Energi Demi Desa Mandiri
    Ribuan Masyarakat Rohul Ikuti Jalan Sehat Bersama Partai Golkar
    Koalisi Indonesia Bersatu Membawa Kesejukan Untuk Riau Lebih Baik
    PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim di Riau
    Datuk Setia Amanah Kukuhkan Pimpinan LAMR
    Gubri Borong Anugerah Adinata Syari'ah 2022
    Riau Peringkat 1 di Sumatra, Investasi APRIL Terbesar
    Membangun Dari Desa, Apa Saja yang telah dilaksanakan Gubernur Syamsuar
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved