www.transriau.com
17:01 WIB - IOH Bersama Ericsson Menyelesaikan Integrasi Jaringan di Jabodetabek | 10:53 WIB - Pelayanan Prima Rumah Sakit Tandun PTPN V Diganjar Akreditasi Bintang Lima Paripurna | 10:12 WIB - JNE Rayakan Imlek dan Meriahkan Pawai Karnaval HUT ke 50 Sekolah Kalam Kudus Selatpanjang | 16:13 WIB - PHR Akan Tindak Tegas Kontraktor Yang Lalai Terapkan K3 | 14:27 WIB - Bank Sampah Ibnu Al-Mubarok Binaan PHR-Unilak Raih Penghargaan Peduli Lingkungan | 20:19 WIB - PHR Bersama STP Riau Gali Potensi dan Strategi Pariwisata Riau
  Minggu, 29 Januari 2023 | Jam Digital
Follow:
 
DPMPTSP Kampar Berdayakan UMKM Melalui Kemitraan Perusahaan guna mendorong Investasi Daerah

Jumat, 15/11/2019 - 09:32:26 WIB

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kabupaten Kampar Nurhasani bersama peserta kegiatan Pemberdayaan UMKM
TERKAIT:
   
 

Bupati Kampar yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Nurhasani dalam acara pemberdayaan UMKM melalui kemitraan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) untuk mewujudkan peningkatan ekonomi daerah yang diselenggarakan di Hotel Premier Pekanbaru, Kamis (14/11/2019), menyatakan bahwa sesuai dengan amanat Perpres No 44, pemerintah daerah komit untuk ikut menjalankan peraturan tersebut. Maka melalui DPMPTSP dirinya menghimbau untuk bisa memberikan fasilitas kepada perusahaan dan UMKM dalam mendapatkan perizinan sesuai dengan visi yang telah ditetapkan.

Dimana Perpres no 44 menyatakan bahwa setiap PMA maupun PMDN diwajibkan bermitra dengan UMKM, sehingga apapun yang menjadi permasalahan para investor dan pelaku usaha bisa dapat dilayani dengan cepat sesuai dengan mekanisme yang ada. Tercatat hingga saat ini jumlah investasi di Kampar berjumlah sebanyak Rp1.053 Triliun, berdasarkan rilis BKPM.

"Diharapkan dengan adanya regulasi tersebut bisa menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi para pelaku usaha UMKM di Kampar, dan pemberdayaan UMKM yang kompetitif. Dengan kemitraan melalui PMA/PMDN bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan juga masyarakat, serta kejelasan syarat administrasi dan alur mekanisme yang diinginkan oleh para pelaku usaha,"ungkap Nurhasani

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Kampar Nurhasani bersama peserta kegiatan Pemberdayaan UMKM melalui kemitraan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, pemerintah menetapkan bahwa pemberdayaan UMKM harus melalui kemitraan dari perusahaan. Hal ini guna memudahkan UMKM dalam menghadapi daya saing dipasar global, khususnya di kawasan industri.  

Selain itu, Kepala Subdit Pembinaan dan Penyuluhan BKPM RI Khusul Khotimah, yang turut hadir mengatakan bahwa BKPM terus melakukan segala upaya untuk meningkatkan investasi, baik oleh Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanam Modal Asing (PMA). Dalam kegiatan yang mengusung tema Pemberdayaan UMKM Perusahaan, PMA /PMDN untuk Pertumbuhan Peningkatan Ekonomi Daerah.

"Seluruh daerah hendaknya dapat ikut berkontribusi dalam menyerap tenaga kerja diseluruh sektor, khususnya disektor kawasan industri, walaupun secara global perekonomian kita masih belum pulih karena kondisi eksternal dari target 7 persen, tapi hanya 5 persen." Ungkap Khotimah
 
Kita harus tetap optimis dan menghimbau agar seluruh daerah dapat bekerjasama dan bersinergi dalam menumbuhkan perekonomian, guna mendorong pemerataan ekonomi daerah sebagai upaya mengurangi kesenjangan pembangunan, pemerintah pusat mengharapkan pembangunan infrastruktur kawasan industri dan kawasan ekonomi di daerah juga dapat ditingkatkan. Tambahnya

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Kampar Nurhasani bersama peserta kegiatan Pemberdayaan UMKM melalui kemitraan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)

Guna meningkatkan daya saing nasional, pemerintah juga menetapkan regulasi yang mendukung kemajuan UMKM di Indonesia agar siap menghadapi pasar global. Sesuai dengan amanah UU no.25 tahun 2007 tentang penanaman modal dan perpress no.44 tahun 2016 tentang daftar bidang usaha yang terbuka dan tertutup, yang menetapkan bidang usaha wajib bermitra dengan UMKM. 

Hal ini mendorong perekonomian Indonesia berkembang kearah yang lbih baik, dengan momentum MEA sebagai integrasi ekonomi, dalam meningkatkan kemandirian ekonomi UMKM melalui kemitraan usaha nasional dapat dicapai bersama dan berkontribusi bagi peningkatan ekonomi masyarakat. (Advetorial)



 
Berita Terkini:
  • IOH Bersama Ericsson Menyelesaikan Integrasi Jaringan di Jabodetabek
  • Pelayanan Prima Rumah Sakit Tandun PTPN V Diganjar Akreditasi Bintang Lima Paripurna
  • JNE Rayakan Imlek dan Meriahkan Pawai Karnaval HUT ke 50 Sekolah Kalam Kudus Selatpanjang
  • PHR Akan Tindak Tegas Kontraktor Yang Lalai Terapkan K3
  • Bank Sampah Ibnu Al-Mubarok Binaan PHR-Unilak Raih Penghargaan Peduli Lingkungan
  • PHR Bersama STP Riau Gali Potensi dan Strategi Pariwisata Riau
  • Pendaftaran IDCamp X KADIN 2023 Telah Dibuka, IOH Targetkan Ribuan Talenta Digital Muda Bergabung
  • Airlangga Hartarto Targetkan Golkar Sumatera I Kuasai 17 Kursi DPR RI
  • Transformasi KUD Tani Sejahtera Binaan PTPN V Melalui Digitalisasi
  • Investasi Hulu Migas 2022 Lampaui Capaian Sebelum Pandemi Covid-19
  • Gubernur Syamsuar, Ganjar hingga Risma Hadiri Pelantikan Rektor IPB
  • Cosmo JNE FC Duduki Peringkat 2 Liga Futsal Profesional Indonesia 2022-2023
  • Bahagia Masyarakat Rimba Jaya Saat PTPN V Bangun Kembali Nadi Ekonomi Desa
  • Gubri: Tahun 2023 Anggaran Infrastruktur Jalan di Riau Naik Rp866 Miliar
  • Pentingnya Mengetahui Perkembangan Spiritualitas Pada Masa Remaja
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    3 Ustadz Mas’ud Tahidin Kupas Soal Motivasi Kerja di Al Munawwarah UIR
    4 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    5 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    6 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    7 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    8 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Sabtu, 17/12/2022 - 19:07 WIB
    Pak Syam Membangun Riau
    Awal Mula Menancap Pada 2019 Membangun Infrastruktur
    Pak Syam Membangun Riau
    Energi Demi Desa Mandiri
    Ribuan Masyarakat Rohul Ikuti Jalan Sehat Bersama Partai Golkar
    Koalisi Indonesia Bersatu Membawa Kesejukan Untuk Riau Lebih Baik
    PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim di Riau
    Datuk Setia Amanah Kukuhkan Pimpinan LAMR
    Gubri Borong Anugerah Adinata Syari'ah 2022
    Riau Peringkat 1 di Sumatra, Investasi APRIL Terbesar
    Membangun Dari Desa, Apa Saja yang telah dilaksanakan Gubernur Syamsuar
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved