www.transriau.com
19:32 WIB - Ketum Golkar Airlangga Hartarto Serahkan SK Calon Gubernur Riau Syamsuar - Ustadz Mawardi M. Saleh | 07:38 WIB - IM3 Lanjutkan Optimalisasi Jaringan di Pekanbaru dengan Jangkauan Makin Luas dan Stabil | 17:30 WIB - PHR Perkuat Kolaborasi dengan Mitra Kerja Menuju Operasi Migas Unggul dan Transparan | 09:56 WIB - Bidik Pemberdayaan 100 Ribu Gen Z, Tri Hadirkan “Gen Tri Community” di Sumatra | 21:55 WIB - Sejarah Pacu Jalur Kuansing: Warisan Budaya yang Mendunia | 16:30 WIB - Kejar Target Produksi, SKK Migas APGWI Sinergi Bersama PTPN IV Regional III
  Minggu, 21 Juli 2024 | Jam Digital
Follow:
 
Analis Ekonomi Edyanus Herman Halim
Kebijakan Ekonomi Gubernur Riau Telah Terukur dan Mampu Jaga Momentum Recovery

Selasa, 21/12/2021 - 14:12:32 WIB
Edyanus Herman Halim
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU - Analis Ekonomi Riau DR. Edyanus Herman Halim, SE,MS. menilai kebijakan anggaran dan program pembangunan yang dilakukan Gubernur Syamsuar selama masa pandemi Covid-19 cukup terukur dan mampu menjaga momentum recovery (pemulihan) perekonomian Riau. 

Penilaian itu disampaikan Doktor Ilmu Manajemen Universitas Pasundan Bandung dan dosen tetap Fakultas Ekonomi Universitas Riau itu kepada media, Selasa (21/12/2021) merespon sejumlah kritik yang dialamatkan kepada Gubernur  Syamsuar menjelang tiga tahun kepemimpinan orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning Riau ini.

Menurut Edyanus, menghadapi pandemi Covid 19 semua pemerintahan di berbagai negara menjadi “gelagapan”. Termasuk Indonesia dan bahkan Riau. "Bagaimana tidak, penyebaran virus yang demikian cepat dan belum ditemukannya vaksin dan obat ketika itu menyebabkan penanganannya mengandalkan pada pembatasan penularan melalui PPKM atau lockdown," urai putra Kuantan Singingi bergelar Datuk Bisai Urang Godang Limo Koto ini.

Konsekuensi dari kebijakan ini, ungkap Edyanus, adalah terhentinya dinamika ekonomi dan pemerintah harus memfokuskan segenap perhatiannya ke masalah tersebut. Anggaran yang semula diarahkan untuk melaksanakan berbagai program pembangunan terpaksa di refocusing untuk penanganan Covid 19. 

"Jadi tidak bisa kita samakan penilaian prestasi gubernur sekarang dengan gubernur-gubernur sebelumnya. Situasi yang dialami dan tingkat risikonya sangat berbeda," Ujar Edyanus.

Pada tahun 2020 silam, sebut Edyanus, akibat pandemi Covid 19 perekonomian Riau terkoreksi sangat tajam dan sempat menyentuh angka minus 1,12%. 

Sektor-sektor dinamis, terutama perdagangan dan jasa, perhotelan dan restoran sebagian besar terhenti aktivitasnya. Untungnya sektor pertanian dan industri pengolahan masih bisa bertahan. 

Melalui kebijakan anggaran dan program pembangunan yang dilakukan Gubri Syamsuar,  dampak lanjutan dari turunnya perekonomian itu tidak terlalu buruk dan dapat pulih kembali dengan cepat. 

"Tujuh sektor ekonomi Riau yang semula anjlok dengan pertumbuhan negatif kembali membaik dan tumbuh positif," sebut Mantan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Ekonomi UNRI ini.

Pada triwulan ketiga tahun 2020 perekonomian Riau sudah menunjukkan adanya recovery dan puncaknya terjadi pada triwulan kedua tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Riau sudah tumbuh positif 5,13% dan kembali pada posisi stabil sebagaimana yang terjadi sebelum pandemi Covid 19 pada tingkat pertumbuhan 4,10%. 

Keberhasilan menempatkan kembali perekonomian Riau pada track yang positif sebagaimana sebelum pandemi tidak bisa juga dilepaskan dari bagaimana kebijakan daerah menanggulangi dan mengatasi segala permasalahan yang ada. 

"Gubri nampaknya mampu menjaga gejolak yang terjadi untuk tidak membawa akibat yang lebih buruk dengan mengerahkan semua stakeholder untuk terlibat dan berpartisipasi. Terutama dinas instansi terkait yang didorong untuk bekerja optimal," ujar pengamat ekonomi Riau itu. 

Gerakan penanaman berbagai komoditas pangan yang digagas juga mampu menekan fluktuasi harga pangan yang selama ini sangat signifikan pengaruhnya terhadap inflasi di Riau. 

Demikian juga upaya menjaga lalu-lintas barang, khususnya kebutuhan pokok walaupun dalam suasana yang sangat sulit telah mampu menahan gejolak peningkatan harga dan kelangkaan di lapangan yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

Hal lain yang cukup menggembirakan adalah data yang dilansir BPS yang menunjukkan adanya penurunan angka pengangguran terbuka dari 6,32 % pada posisi Agustus 2020 menjadi 4,42%. "Posisi ini merupakan posisi terbaik di antara seluruh provinsi yang ada di Sumatera setelah Provinsi Bengkulu," bebernya. 

"Ini memberi bukti bahwa langkah-langkah dan kebijakan yang diambil Gubri dan jajarannya dalam bidang perekonomian di Riau relatif baik dan terukur," ungkap Edyanus yang juga Kepala Perpustakaan Universitas Riau itu.


Regulasi dan Kebijakan

Sebelumnya politisi senior dan mantan Gubernur Riau Drs H Wan Abubakar, MSi, juga bereaksi keras terhadap kritik beraroma tudingan sejumlah pihak terhadap kinerja Gubri Syamsuar yang mereka nilai buruk. 

Wan Abubakar menyebut para pengeritik Syamsuar berbicara tanpa data dan fakta yang komprehensif dalam menyampaikan pendapat maupun kritikannya. "Lihat fakta dan jangan asal bicara," lontar Wan Abubakar.

Kritik-kritik itu, sebut Wan Abubakar,  kebanyakan tidak punya dasar yang kuat dan lemah terhadap berbagai keberhasilan yang telah dicapai Gubernur Syamsuar sejak mulai memimpin Riau bersama Wagub Edy Natar Nasution pada 20 Februari 2019 lalu.

Saat ini, kata Wan Abubakar, berkat terobosan dan lobi-lobi yang telah dilakukan Gubernur Syamsuar termasuk berkolaborasi dengan seluruh provinsi penghasil sawit di Indonesia, tidak berapa lama lagi Riau akan memperoleh Dana Bagi Hasil (DBH) sawit, di samping DBH Migas. 

"Apa ini bukan sebuah kemajuan yang luar biasa di masa Pak Syamsuar?" kata Wan Abubakar balik bertanya.

Kalau ditinjau dari sisi fisik semata, memang Gubri Syamsuar belum nampak membangun jembatan, pelabuhan atau gedung. "Karena beliau lebih banyak kepada penataan regulasi dan kebijakan-kebijakan yang justru sangat menguntungkan bagi masyarakat Riau," ungkap Wan Abubakar.

Mulai dari memperjuangkan RUU Hubungan Keuangan antara Pusat dan Daerah (HKPD), yang menjadi payung hukum bagi DBH Sawit hingga Kebijakan serta Penerapan Participating Interest (PI) 10% Pengelolaan Hulu Migas bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau di Blok Rokan yang kini dikelola Pertamina Hulu Rokan. (Fd)

Sumber: matapers.com



 
Berita Terkini:
  • Ketum Golkar Airlangga Hartarto Serahkan SK Calon Gubernur Riau Syamsuar - Ustadz Mawardi M. Saleh
  • IM3 Lanjutkan Optimalisasi Jaringan di Pekanbaru dengan Jangkauan Makin Luas dan Stabil
  • PHR Perkuat Kolaborasi dengan Mitra Kerja Menuju Operasi Migas Unggul dan Transparan
  • Bidik Pemberdayaan 100 Ribu Gen Z, Tri Hadirkan “Gen Tri Community” di Sumatra
  • Sejarah Pacu Jalur Kuansing: Warisan Budaya yang Mendunia
  • Kejar Target Produksi, SKK Migas APGWI Sinergi Bersama PTPN IV Regional III
  • Eksplorasi Masif Pascaalih Kelola, PHR Temukan Sumber Migas Baru di Blok Rokan!
  • PHR Raih Penghargaan dari Kemendikbudristek Karena Utamakan Pendidikan STEM di Indonesia
  • Dharma Karya Kencana Perkuat Komitmen Nusalima Medika Cegah Stunting Wujudkan Keluarga Berencana
  • Jelang Pilkada 2024, Marak Akun Bodong Facebook Mengatasnamakan Syamsuar
  • Popular di Ranah Pengiriman, JNE Sabet Indonesia Digital Popular Brand Award 2024
  • Usia 30 Bulan, Produktivitas Sawit Muda PTPN IV Regional III Di Atas Standar Nasional
  • PalmCo Perkuat Sinergi Tiga Perguruan Tinggi Vokasi Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi
  • Izin Investasi CEOR Minas Disetujui, PHR Siap Tancap Gas Tingkatkan Produksi Blok Rokan
  • BUMN Sawit Indonesia-Malaysia Jajaki Kerjasama Pemanfaatan EBT Wujudkan Net Zero Carbon
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    2 Ustadz Mas’ud Tahidin Kupas Soal Motivasi Kerja di Al Munawwarah UIR
    3 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    4 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    5 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    6 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Senin, 15/07/2024 - 21:55 WIB
    Sejarah Pacu Jalur Kuansing: Warisan Budaya yang Mendunia
    Syamsuar Terus Lakukan Komunikasi dengan Partai Koalisi Maju Gubernur Riau
    Sah! H Syamsuar Terima Mandat Resmi dari DPP Golkar Maju Pilkada Gubernur Riau
    Laudia Cinta Bella, Jahit Indahnya Masa Depan Lewat Vokasi PHR
    Golkar dan PKS Bertemu Perkuat Rencana Koalisi di Pilkada 2024
    Fitnah Calon Anggota DPD, Karel Dilaporkan ke Polda Riau
    RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dan RUPSLB Tahun 2024 BRK Syariah Berjalan Lancar
    Ketua IPPSS Lukman Adi Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Risnandar Mahiwa Penjabat Walikota Pekanbaru
    Tiga Perusahaan Jalin MoU dengan Dewan Pendidikan Riau
    Komitmen PHR Jaga Lingkungan dengan Inovasi Lahan Basah untuk Kelola Air Terproduksi
    Kinerja Solid dan Unggul Sepanjang 2023
    PT Indosat Tbk Siap Perkuat Transformasi Menuju AI Native TechCo
    Perkuat Program TJSL, PHR Jalin Kerja Sama dengan Mitra Pelaksana Riau
    PWI Riau Terima Surat Dukungan Resmi untuk HPN 2025 Oleh Pemprov Riau
    Program Pencegahan Stunting PHR di Riau Sasar 11.340 Penerima Manfaat
    Strategi Awal PalmCo Pasca Efektif KSO dan Kelola Perkebunan Sawit Terluas di Dunia
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved