www.transriau.com
19:10 WIB - PHR Raih Penghargaan dari Kemendikbudristek Karena Utamakan Pendidikan STEM di Indonesia | 10:54 WIB - Dharma Karya Kencana Perkuat Komitmen Nusalima Medika Cegah Stunting Wujudkan Keluarga Berencana | 08:28 WIB - Jelang Pilkada 2024, Marak Akun Bodong Facebook Mengatasnamakan Syamsuar | 12:46 WIB - Popular di Ranah Pengiriman, JNE Sabet Indonesia Digital Popular Brand Award 2024 | 11:15 WIB - Usia 30 Bulan, Produktivitas Sawit Muda PTPN IV Regional III Di Atas Standar Nasional | 08:06 WIB - PalmCo Perkuat Sinergi Tiga Perguruan Tinggi Vokasi Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi
  Rabu, 17 Juli 2024 | Jam Digital
Follow:
 
PT. Safari Riau Kelabui Kesepakatan Kemitraan Serta Garap Lahan Melebihi Izin HGU

Kamis, 23/07/2020 - 09:45:08 WIB
Foto: Suasana RDP di ruang medium DPRD Riau
TERKAIT:
   
 

Komisi II DPRD Riau menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan memanggil PT Safari Riau (SR) yang merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit di kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, Rabu, 20 Juli 2020.

Pemanggilan perusahaan ini atas dasar adanya aduan dari kelompok Pemuda Desa Terantang Manuk yang melaporkan adanya usaha perkebunan kelapa sawit yang diduga menggarap lahan melebihi izin HGU yang diberikan

PT. Safari Riau yang notabene anak perusahaan dari Perusahaan Modal Asing (PMA) asal Malaysia PT. Adei Plantation yang berlokasi di Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan, diduga telah mengarap lahan melebihi dari izin yang diberikan.

Hal tersebut jelas sangat merugikan bagi masyarakat Kabupaten Pelalawan, bahkan Pemerintah, baik itu pemerintah pusat maupun daerah. Bagaimana tidak, sebuah Perusahaan Modal Asing yang bernaung dibawah bendera PT. Adei Group bisa menguasai lahan diluar perizinan yang diberikan.

RDP kali ini dipimpin Ketua Komisi Robin P Hutagalung didampingi anggota lain Sugianto, Arpah, Manahara Napitupulu dan Marwan Yohanis. Serta dihadiri Dinas LHK Riau, Disbun Riau dan Kabupaten Pelalawan dan  Humas Perwakilan pihak perusahaan PT. Safari Riau diwakili General Manejer  Indra Gunawan.

Anggota komisi II DPRD Riau H. Sugianto menjelaskan PT. Safari Riau ini memiliki HGU seluas 2500 hektar. Sementara berdasarkan Perda 10 RTRW Riau terdapat seluas 1000 hektar masuk dalam kawasan hutan atau Hutan Produksi Konversi (HPK)

Selain itu dikatakan Sugianto, berdasarkan izin lokasi sesuai SK Bupati Pelalawan pada tahun 2007 lalu, pihak perusahaan mengelola lahan seluas 2848 hektar. Dari luasan tersebut kesepakatannya adalah 1983 hekter untuk kebun inti pihak perusahaan dan pola kemitraan atau KKPA seluas 865 hektar.

Namun yang terealisasi hingga saat hanya 600 hektar sisanya 265 hektar masih mereka kelabui.

"Mereka ini menanam berdasarkan izin lokasi yang diberikan bupati pelalawan tahun 2005 seluas 2848 hektar. Disitu ada pola KKPA. hari ini masyarakat menununtut KKPA tesebut," Kata Sugianto.

Permasalahan lain yang terjadi di PT. Safari Subur ini berdasarkan laporan pemuda setempat. Bahwa pihak perusahaan menanam kelapa sawit hingga ke sungai resak yang terdapat disana. Namun, pihak perusahaan menyangkal bahwa menanam 1 kilo dari sungai resak.

"Makanya kita akan turun ketika itu nanti terbukti mereka menanam diluar HGU maka itu boleh dipanen oleh masyarakat,"Tegas politisi PKB dari Dapil Pelalawan - Siak.

Sementara Nolis Hadis merupakan pemuda setempat Desa Terantanag Manuk yang mengikuti RDP tersebut dari awal hingga akhir merasa bangga berada di forum ini, respon komisi II DPRD Riau sangat terasa baginya dan kawan seperjuangan.

Dikatakan Nolis, PT. Safari Riau ini mengelola perkebunan diluar HGU dan ada juga yg berada dikawasan hutan, HPK dan Areal Bukan Kawasan Hutan (APL). Begita juga disekitar lahan PT (SR) terdapat sungai bernama sunagi resak. "Mereka menanam dekat dengan sungai resak dan jalan mereka itu dibibir sungai dan pos mereka juga ada dekat sungai itu,"Ungkap Nolis.

Selanjutnya mengenai pola kemitraan atau KKPA seluas 265 hektar untuk masyarakat belum direalisasikan. dimana, penanaman dilakukan pada tahun 2007 serahterima seharusnya 2011.

"Kewajiban mereka 865 yang mereka realisasikan hanya 600 hektar. Sisanya 265 hektear masih mereka kelabui,"Tambah Nolis lagi. (Fd)



 
Berita Terkini:
  • PHR Raih Penghargaan dari Kemendikbudristek Karena Utamakan Pendidikan STEM di Indonesia
  • Dharma Karya Kencana Perkuat Komitmen Nusalima Medika Cegah Stunting Wujudkan Keluarga Berencana
  • Jelang Pilkada 2024, Marak Akun Bodong Facebook Mengatasnamakan Syamsuar
  • Popular di Ranah Pengiriman, JNE Sabet Indonesia Digital Popular Brand Award 2024
  • Usia 30 Bulan, Produktivitas Sawit Muda PTPN IV Regional III Di Atas Standar Nasional
  • PalmCo Perkuat Sinergi Tiga Perguruan Tinggi Vokasi Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi
  • Izin Investasi CEOR Minas Disetujui, PHR Siap Tancap Gas Tingkatkan Produksi Blok Rokan
  • BUMN Sawit Indonesia-Malaysia Jajaki Kerjasama Pemanfaatan EBT Wujudkan Net Zero Carbon
  • Region Head Rurianto: Tahun Baru Islam Momentum Perkuat Perbaikan
  • SKK Migas Perkuat Kolaborasi dengan Pemprov Riau Untuk Tingkatkan Produksi
  • Selesai Dibangun, PHR Serahkan Gerai Sentra UMKM Bangkinang Riverside ke Pemda Kampar
  • Batik Mandau Binaan PHR, Menangguk Cuan Lewat Motif Pompa Angguk
  • Syamsuar Terus Lakukan Komunikasi dengan Partai Koalisi Maju Gubernur Riau
  • PHR Raih 3 Sertifikasi ISO Sekaligus, Buktikan Komitmen Lingkungan, Keselamatan dan Mutu
  • Sah! H Syamsuar Terima Mandat Resmi dari DPP Golkar Maju Pilkada Gubernur Riau
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    2 Ustadz Mas’ud Tahidin Kupas Soal Motivasi Kerja di Al Munawwarah UIR
    3 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    4 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    5 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    6 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
     
    TRANS PILIHAN
    Sabtu, 06/07/2024 - 09:52 WIB
    Syamsuar Terus Lakukan Komunikasi dengan Partai Koalisi Maju Gubernur Riau
    Sah! H Syamsuar Terima Mandat Resmi dari DPP Golkar Maju Pilkada Gubernur Riau
    Laudia Cinta Bella, Jahit Indahnya Masa Depan Lewat Vokasi PHR
    Golkar dan PKS Bertemu Perkuat Rencana Koalisi di Pilkada 2024
    Fitnah Calon Anggota DPD, Karel Dilaporkan ke Polda Riau
    RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dan RUPSLB Tahun 2024 BRK Syariah Berjalan Lancar
    Ketua IPPSS Lukman Adi Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Risnandar Mahiwa Penjabat Walikota Pekanbaru
    Tiga Perusahaan Jalin MoU dengan Dewan Pendidikan Riau
    Komitmen PHR Jaga Lingkungan dengan Inovasi Lahan Basah untuk Kelola Air Terproduksi
    Kinerja Solid dan Unggul Sepanjang 2023
    PT Indosat Tbk Siap Perkuat Transformasi Menuju AI Native TechCo
    Perkuat Program TJSL, PHR Jalin Kerja Sama dengan Mitra Pelaksana Riau
    PWI Riau Terima Surat Dukungan Resmi untuk HPN 2025 Oleh Pemprov Riau
    Program Pencegahan Stunting PHR di Riau Sasar 11.340 Penerima Manfaat
    Strategi Awal PalmCo Pasca Efektif KSO dan Kelola Perkebunan Sawit Terluas di Dunia
    Menteri Perhubungan Dukung Penuh Lancang Kuning Carnival di Riau
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved