www.transriau.com
20:25 WIB - Asisten I Setda Riau Lepas 21 Kontingen Pramuka Ikuti Peran Saka Nasional 2022 | 10:14 WIB - JNE Berangkatkan Pemenang Hadiah Umroh Lomba Content Competition dan Karyawan | 09:56 WIB - BRK Syariah Serahkan CSR Untuk 431 Pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang | 20:28 WIB - Sebanyak 238 Pelajar MTsN 1 Bengkalis Ikuti Kompetensi Madrasah Indonesia | 07:40 WIB - Gubri Syamsuar Apresiasi Portal Media Center Provinsi Riau | 18:31 WIB - Gubri Kunjungi Maqari Quraniyah Madinatul Munawwarah
  Kamis, 29 09 2022 | Jam Digital
Follow:
 
Sempena HUT ke 65 Provinsi Riau
Pemerintah Beri Penghargaan Terhadap 12 Tokoh Pejuang

Rabu, 10/08/2022 - 21:36:29 WIB
Gubernur Riau Syamsuar memberikan piagam penghargaan pahlawan daerah Riau yang diterima langsung oleh ahli waris
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU - Dalam rangka HUT ke-65 Provinsi Riau, 12 tokoh pejuang Bumi Lancang Kuning diberi penghargaan dalam sidang paripurna DPRD Riau, pada Selasa, 9 Agustus 2022.

Ketua DPRD Riau, Yulisman, mengatakan 12 tokoh pejuang Riau tersebut diberikan piagam penghargaan, medali, dan sagu hati. Penghargaan tersebut diterima secara simbolis oleh ahli waris para pejuang.

Berikut 12 tokoh pejuang Riau yang menerima penghargaan di hari jadi ke-65 Provinsi Riau:

1. Drs. H. Herman Abdullah MM. (1950-2022)

Herman Abdullah adalah sosok Wali Kota Pekanbaru yang banyak melakukan pembenahan pada masa pemerintahannya. Pekanbaru berhasil meraih Adipura sebanyak 7 kali. Meraih piala Wahana Tata Nugraha atau WT dan berhasil mengundang investor luar untuk berinvestasi di Pekanbaru.

Berkat prestasinya, beliau banyak mendapatkan penghargaan, antara lain Satya Lencana Pembangunan Presiden RI pada tahun 2005.

2. Letjen, TNI (Purn.) H. Sharwan Hamid (1943-2021)

Letjen TNI (Purn) H. Syarwan Hamid adalah seorang tokoh nasional, berasal dari Dusun Pusako, Siak, dengan latar belakang militer reformis. Beliau berhasil mengawal transisi orde baru ke era reformasi, berperan mewujudkan cikal bakal otonomi daerah dan mengawal terealisasinya pemilihan umum daerah pada saat mengemban jabatan Menteri Dalam Negeri RI.

3. H. Datuk Haroen Syah (1905-1981)

H. Datuk Harun Syah adalah tokoh pejuang yang mengabdikan diri untuk mempertahankan kemerdekaan RI dan pembangunan Riau. Pengabdiannya tidak hanya di bidang politik dan pemerintahan saja, tetapi juga di bidang sosial dan budaya. Selain itu, ia juga salah seorang pendiri Lembaga Adat Melayu Riau.

Beliau juga pernah menjadi juru damai kerusuhan besar antara pribumi dan etnis Tionghoa di Bagansiapiapi. Pemindahan Ibukota Kabupaten Kampar dari Pekanbaru ke Bangkinang dan membuka Desa Gema di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, adalah beberapa perjuangannya yang lain.

4. KH. Saidina Ali (1924-1992)

Kapten H. Saidina Ali, putra Teluk Kuantan ini merupakan pejuang dalam perang kemerdekaan pada 1945 sd 1949. Pada pasca pengakuan kedaulatan, beliau menjadi Wakil Bupati Militer di Indragiri dan mengabdi sebagai Kepala Jawatan Sosial di Indragiri dan Kampar hingga purna bakti.

5. Peltu TNI. (Purn) Ali Usman (1927-1997)

Dalam masa purna bakti, sebagai veteran dan purnawirawan, Peltu TNI (Purn) Ali Usman tetap bersemangat dan tidak kenal lelah berjuang sebagai bagian dari masyarakat Kampar. Beliau dengan prinsip kebersamaan membangun aspek fisik dan mental spiritual masyarakat.

6. Syekh Umar (1869-1960)

Syekh Umar adalah tokoh ulama terkenal yang mengembangkan ajaran Islam dan kehidupan sosial kemasyarakatan di Dumai dan sekitarnya. Pengaruh dan popularitas beliau menyebar tidak hanya di dalam Kota Dumai, tetapi juga ke luar kota, bahkan hingga ke negeri jiran Malaysia.

Syekh Umar mewakafkan harta, pengetahuan dan tenaganya untuk masyarakat. Perkembangan Tarekat Naqsabandiah dan Masjid Baiturrahman, serta Jalan Syekh Umar merupakan sebagian kecil di antara bukti pengabdian dan perjuangannya untuk pengembangan kehidupan sosial keagamaan di Dumai.

7. Drs. H. Abdul Rivaie Rachman (1934-2021)

Tokoh Riau yang berasal dari Indragiri Hulu, dikenal sebagai birokrat dan teknokrat yang berkompetensi, unggul, berkomitmen, berintegritas, sekaligus konsisten, dalam perjuangan untuk pembangunan Riau. Abdul Rivaie Rachman mengerjakan sesuatu yang benar untuk mencapai Riau gemilang dan terbilang.

Karena kemampuannya memahami dan mendalami persoalan birokrasi di Riau, beliau digelar Ensiklopedi Birokrasi Riau.

8. Syekh Mustafa Al - Khalidiyah Bin Mahrum Mohammad Baqir (1816-1886)

Ia adalah seorang ulama besar yang mengembangkan agama Islam dan membangun kehidupan masyarakat Pelalawan yang islami dan berkeadaban.

9. Wan Sukung Husein (1912-1993)

Ia merupakan seorang pejuang kemerdekaan, saudagar kaya yang dermawan dan peduli kepada masyarakat Selatpanjang.

Pada masa setelah proklamasi kemerdekaan 1945 sebagai anggota Badan Penggerak Kemerdekaan di Selatpanjang, Wan Sukung Husein ditugaskan ke Pekanbaru untuk memastikan kebenaran soal Kemerdekaan Indonesia.

Wan tidak hanya membantu mendirikan berbagai sekolah tetapi juga membangun usaha yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat Selatpanjang.

Beras dan gula yang menjadi usaha dagangnya sering la bagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang tidak mampu. Wan Sulung juga mengetuai dan membantu mendanai Persatuan Sepak Bola (PSP) dan membuka perusahaan mesin listrik untuk membantu masyarakat sekitarnya.

10. HJ. Roslaini Ismail Suko (1938-2021)

Roslaini Ismail Suko adalah anugerah bagi Riau dan teladan terbaik bagi perempuan Riau. Perjalanan hidupnya diabdikan untuk keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Beliau berjuang aktif melalui wadah organisasi hingga bidang politik sebagai anggota DPRD dan sampai akhir hayat membangun masyarakat.

11. Syekh Abdurrahman Yaqub (1912-1970)

Ia adalah satu dari sekian banyak ulama Melayu-Riau yang memiliki kedalaman dan keluasan Ilmu agama. Pemikiran inovasi beliau tentang pendidikan tidak ubahnya seperti menggali mutiara yang terpendam. Beliau melahirkan sebuah potret pendidikan dalam pondok bentuk pesantren pendidikan yang dikemas madrasah. Suatu yang langka dilakukan pemikiran dan tindakan oleh tokoh pendidik pada zamannya

12. K.H Imam Bulqin (1881-1974)

Ia adalah tokoh pendiri Desa Pasiran, Bantan Bengkalis. Beliau membangun daerah dan masyarakat, terutama dalam pengembangan agama Islam dan ilmu beladiri. Selain berjuang mengabdikan diri di bidang pendidikan dan sosial keagamaan, Imam Bulgin juga dikenal sebagai seorang ulama pejuang yang menentang kembalinya penjajahan Belanda.

Beliau membentuk laskar rakyat di Pasiran dan bergabung dengan TNI serta Laskar Sabah dari Pedelok. Imam Bulqin juga turut berjuang dalam perang basosoh pada tahun 1948 di Pedekik bersama Kyai M. Ikhsan. *







 
Berita Terkini:
  • Asisten I Setda Riau Lepas 21 Kontingen Pramuka Ikuti Peran Saka Nasional 2022
  • JNE Berangkatkan Pemenang Hadiah Umroh Lomba Content Competition dan Karyawan
  • BRK Syariah Serahkan CSR Untuk 431 Pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang
  • Sebanyak 238 Pelajar MTsN 1 Bengkalis Ikuti Kompetensi Madrasah Indonesia
  • Gubri Syamsuar Apresiasi Portal Media Center Provinsi Riau
  • Gubri Kunjungi Maqari Quraniyah Madinatul Munawwarah
  • Proklim Bikin Tanjung Medan Hijau dan Nyaman
  • JNE Bertanggungjawab Penuh Kepada Warga Terdampak Kebakaran di Cimanggis Depok
  • Afrizal Sintong dianugerahi Penghargaan Kepala Daerah Inovatif
  • Inisiasi Perubahan, Karyawan BUMN di Pekanbaru Beralih ke Skuter Listrik
  • Gubri Sambangi Muslim World League dan IsDB
  • Gubri Syamsuar Jajaki Kerjasama dengan Universitas Al-Azhar
  • Temui Dubes RI di Mesir, Gubri Paparkan Potensi Riau
  • Ketua Dewan Pers Wafat, Gubri Syamsuar Ucapkan Dukacita Mendalam
  • SKK Migas dan KKKS Optimalkan Produksi Migas
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/06/2022 - 19:55 WIB
    Koalisi Indonesia Bersatu Membawa Kesejukan Untuk Riau Lebih Baik
    PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim di Riau
    Datuk Setia Amanah Kukuhkan Pimpinan LAMR
    Gubri Borong Anugerah Adinata Syari'ah 2022
    Riau Peringkat 1 di Sumatra, Investasi APRIL Terbesar
    Membangun Dari Desa, Apa Saja yang telah dilaksanakan Gubernur Syamsuar
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved