www.transriau.com
19:42 WIB - Agung Nugroho Minta Pemprov Lanjutkan Pembangunan Sirkuit | 16:02 WIB - Rektor Universitas Riau Minta Gubernur Syamsuar Ketua Dewan Pertimbangan | 15:50 WIB - IOH Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir dan Longsor Manado | 15:46 WIB - Kapolda Riau Apresiasi Kinerja Satpam Lindungi Aset Negara | 08:33 WIB - Kementerian ATR/BPN Resmi Cabut HGU PT TUM di Pulau Mendul | 08:24 WIB - Perahu Berkajang Kain Meriahkan Semah Antau di Malako Kociak Tanjung Beringin
  Rabu, 01 Februari 2023 | Jam Digital
Follow:
 
Penanganan Covid-19
Kabupaten Pelalawan Lakukan Kajian Pemberlakuan PSBB

Sabtu, 18/04/2020 - 21:28:04 WIB

Bupati HM Harris menggelar rapat gabungan tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Pelalawan
TERKAIT:
   
 

Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus melakukan kajian dan analisa dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona atau covid-19. Termasuk rencana pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagaimana yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Upaya percepatan pemutusan rantai penyebaran virus corona menjadi perhatian yang serius bagi pemrintah pusat dan daerah di Indonesia. Salah satu langkah tepat adalah pemberlakuan PSBB.

Bahkan GUbernur Riau Drs H. Syamsuar juga telah menyampaikan dan berharap Daerah sekitar Kota Pekanbaru agar mempersiapkan pemberlakuan PSBB.

Hal itu disampaikan Syamsuar saat menggelar rapat bersama Ketua DPRD Provinsi Riau dan Ketua Fraksi Partai di lingkungan Provinsi Riau yang berlangsung di Posko Gugus Tugas Provinsi Riau beberapa Waktu lalu

Adapun daerah yang dimaksud yakni Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Pelalawan, dan Kota Dumai.

Dari hasil rapat rencana penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilaksankan Pemerintah Kabupaten Pelalawan pada Rabu (15/4/2020), sejauh ini masih dalam taraf kajian dan analisa. Kajian ini meliputi berbagai faktor dan indikator sehingga penetapan PSBB di Kabupaten Pelalawan belum bisa ditetapkan.

"Kita memang akan mengajukan PSBB, tapi tentu sebelum itu kita harus lakukan kajian-kajian yang mendalam," terang Sekdakab Pelalawan, Drs HT Mukhlis MSi, pada awak media, Rabu (15/4/2020).

Dia menjelaskan bahwa sejauh ini untuk persoalan PSBB di Kabupaten Pelalawan masih terus proses guna melihat kajian dari berbagai aspek. Nanti jika kajian itu sudah final barulah pihaknya akan melaporkan hasil kajian ini ke pimpinan. Kemudian selanjutnya pimpinan nanti yang akan mengajukan usul proposal PSBB ke Pemerintah Pusat.

"Jika hasil kajiannya sudah final, nanti kita akan laporkan ke pimpinan," katanya.

Sehari sebelumnya, Bupati Pelalawan HM Harris sendiri sudah menyatakan niatnya untuk mengusulkan proposal Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bagi daerah ini.

PSBB ini sebagai upaya penanganan lebih ketat disertai sanksi. Jadi tidak hanya imbauan-imbauan lagi karena nyawa masyarakat lebih berharga, ketimbang dampak ekonomi atas diberlakukan usulan ini nantinya.

"Kita berprinsip nyawa masyarakat lebih berharga, ketimbang dampak ekonomi yang terjadi. Nyawa tak bisa dicari, jika ekonomi bisa dicari, jadi setelah melalui rapat melibatkan Forkopimda, kita akan mengusulkan diberlakukan PSBB. Pengajuan proposal akan diusulkan, usai pembahasan pihak-pihak terkait," terang bupati Pelalawan, HM Harris.

Bupati Pelalawan HM Harris ketika telekonfrence bersama Gubernur Riau Syamsuar dan seluruh kepala daerah terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Harris mengatakan jika diberlakukan PSBB pasti akan berdampak terhadap ekonomi masyarakat. Karena itu, guna mengantisipasi hal terburuk imbas dari PSBB, Pemkab Pelalawan bakal memberikan paket Sembako kepada masyarakat yang betul-betul terdampak.

"Jadi saat ini kita masih terus lakukan pendataan, sasarannya adalah masyarakat yang betul-betul terdampak, nanti kita bagikan paket Sembako berkala selama tiga bulan," tegasnya.

Sambil menunggu usulan proposal pemberlakuan PSBB tersebut, kata Bupati Harris, Pemda Pelalawan terus berupaya melakukan sosialisasi di tengah masyarakat.

"Sambil menunggu usulan, kita di lapangan terus melakukan sosialisasi. Terus mengimbau warga untuk memutus mata rantai, menyelamatkan warga dari penyebaran COVID -19," tandasnya.

Sementara itu Kadiskes Pelalawan dan Jubir COVID -19 Pelalawan Asril menyampaikan data pasien COVID -19 Kabupaten Pelalawan, Rabu 15 April 2020 tercatat 1027 kasus. Rinciannya, 1003 Orang Dalam Pemantauan (ODP) terdiri dari 670 dalam proses pemantauan dan 333 selesai pemantauan.

Untuk status PDP jumlahnya 20 Pasien, terdiri 13 orang masih dirawat, 6 orang sudah pulang dan sehat serta 1 meninggal dunia. Sedangkan kasus positif masih tetap sama yakni 4 orang pasien positif yang kini dirawat di RS Arifin Ahmad Pekanbaru. (Adv)



 
Berita Terkini:
  • Agung Nugroho Minta Pemprov Lanjutkan Pembangunan Sirkuit
  • Rektor Universitas Riau Minta Gubernur Syamsuar Ketua Dewan Pertimbangan
  • IOH Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir dan Longsor Manado
  • Kapolda Riau Apresiasi Kinerja Satpam Lindungi Aset Negara
  • Kementerian ATR/BPN Resmi Cabut HGU PT TUM di Pulau Mendul
  • Perahu Berkajang Kain Meriahkan Semah Antau di Malako Kociak Tanjung Beringin
  • Gerak Cepat Partai Demokrat Riau Tuntaskan Keluhan Masyarakat Pekanbaru
  • Angkat Dirjenbun Sebagai Komisaris PTPN V, Upaya Pemerintah Akselerasi PSR
  • IOH Bersama Ericsson Menyelesaikan Integrasi Jaringan di Jabodetabek
  • Pelayanan Prima Rumah Sakit Tandun PTPN V Diganjar Akreditasi Bintang Lima Paripurna
  • JNE Rayakan Imlek dan Meriahkan Pawai Karnaval HUT ke 50 Sekolah Kalam Kudus Selatpanjang
  • PHR Akan Tindak Tegas Kontraktor Yang Lalai Terapkan K3
  • Bank Sampah Ibnu Al-Mubarok Binaan PHR-Unilak Raih Penghargaan Peduli Lingkungan
  • PHR Bersama STP Riau Gali Potensi dan Strategi Pariwisata Riau
  • Pendaftaran IDCamp X KADIN 2023 Telah Dibuka, IOH Targetkan Ribuan Talenta Digital Muda Bergabung
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    3 Ustadz Mas’ud Tahidin Kupas Soal Motivasi Kerja di Al Munawwarah UIR
    4 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    5 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    6 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    7 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    8 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Sabtu, 17/12/2022 - 19:07 WIB
    Pak Syam Membangun Riau
    Awal Mula Menancap Pada 2019 Membangun Infrastruktur
    Pak Syam Membangun Riau
    Energi Demi Desa Mandiri
    Ribuan Masyarakat Rohul Ikuti Jalan Sehat Bersama Partai Golkar
    Koalisi Indonesia Bersatu Membawa Kesejukan Untuk Riau Lebih Baik
    PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim di Riau
    Datuk Setia Amanah Kukuhkan Pimpinan LAMR
    Gubri Borong Anugerah Adinata Syari'ah 2022
    Riau Peringkat 1 di Sumatra, Investasi APRIL Terbesar
    Membangun Dari Desa, Apa Saja yang telah dilaksanakan Gubernur Syamsuar
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved