www.transriau.com
14:00 WIB - Lima Tim PTPN V Adu Inovasi Planters Innovation Summit 2022 | 10:16 WIB - Sinergi PTPN V-PTPN XII Kembalikan Legenda "Kopi Jawa" | 15:15 WIB - PTPN V Dukung Penguatan Desa Wisata Buluh Cina | 20:25 WIB - Asisten I Setda Riau Lepas 21 Kontingen Pramuka Ikuti Peran Saka Nasional 2022 | 10:14 WIB - JNE Berangkatkan Pemenang Hadiah Umroh Lomba Content Competition dan Karyawan | 09:56 WIB - BRK Syariah Serahkan CSR Untuk 431 Pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang
  Rabu, 05 Oktober 2022 | Jam Digital
Follow:
 
Penanganan Covid-19
Kabupaten Pelalawan Lakukan Kajian Pemberlakuan PSBB

Sabtu, 18/04/2020 - 21:28:04 WIB

Bupati HM Harris menggelar rapat gabungan tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Pelalawan
TERKAIT:
   
 

Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus melakukan kajian dan analisa dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona atau covid-19. Termasuk rencana pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagaimana yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Upaya percepatan pemutusan rantai penyebaran virus corona menjadi perhatian yang serius bagi pemrintah pusat dan daerah di Indonesia. Salah satu langkah tepat adalah pemberlakuan PSBB.

Bahkan GUbernur Riau Drs H. Syamsuar juga telah menyampaikan dan berharap Daerah sekitar Kota Pekanbaru agar mempersiapkan pemberlakuan PSBB.

Hal itu disampaikan Syamsuar saat menggelar rapat bersama Ketua DPRD Provinsi Riau dan Ketua Fraksi Partai di lingkungan Provinsi Riau yang berlangsung di Posko Gugus Tugas Provinsi Riau beberapa Waktu lalu

Adapun daerah yang dimaksud yakni Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Pelalawan, dan Kota Dumai.

Dari hasil rapat rencana penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilaksankan Pemerintah Kabupaten Pelalawan pada Rabu (15/4/2020), sejauh ini masih dalam taraf kajian dan analisa. Kajian ini meliputi berbagai faktor dan indikator sehingga penetapan PSBB di Kabupaten Pelalawan belum bisa ditetapkan.

"Kita memang akan mengajukan PSBB, tapi tentu sebelum itu kita harus lakukan kajian-kajian yang mendalam," terang Sekdakab Pelalawan, Drs HT Mukhlis MSi, pada awak media, Rabu (15/4/2020).

Dia menjelaskan bahwa sejauh ini untuk persoalan PSBB di Kabupaten Pelalawan masih terus proses guna melihat kajian dari berbagai aspek. Nanti jika kajian itu sudah final barulah pihaknya akan melaporkan hasil kajian ini ke pimpinan. Kemudian selanjutnya pimpinan nanti yang akan mengajukan usul proposal PSBB ke Pemerintah Pusat.

"Jika hasil kajiannya sudah final, nanti kita akan laporkan ke pimpinan," katanya.

Sehari sebelumnya, Bupati Pelalawan HM Harris sendiri sudah menyatakan niatnya untuk mengusulkan proposal Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bagi daerah ini.

PSBB ini sebagai upaya penanganan lebih ketat disertai sanksi. Jadi tidak hanya imbauan-imbauan lagi karena nyawa masyarakat lebih berharga, ketimbang dampak ekonomi atas diberlakukan usulan ini nantinya.

"Kita berprinsip nyawa masyarakat lebih berharga, ketimbang dampak ekonomi yang terjadi. Nyawa tak bisa dicari, jika ekonomi bisa dicari, jadi setelah melalui rapat melibatkan Forkopimda, kita akan mengusulkan diberlakukan PSBB. Pengajuan proposal akan diusulkan, usai pembahasan pihak-pihak terkait," terang bupati Pelalawan, HM Harris.

Bupati Pelalawan HM Harris ketika telekonfrence bersama Gubernur Riau Syamsuar dan seluruh kepala daerah terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Harris mengatakan jika diberlakukan PSBB pasti akan berdampak terhadap ekonomi masyarakat. Karena itu, guna mengantisipasi hal terburuk imbas dari PSBB, Pemkab Pelalawan bakal memberikan paket Sembako kepada masyarakat yang betul-betul terdampak.

"Jadi saat ini kita masih terus lakukan pendataan, sasarannya adalah masyarakat yang betul-betul terdampak, nanti kita bagikan paket Sembako berkala selama tiga bulan," tegasnya.

Sambil menunggu usulan proposal pemberlakuan PSBB tersebut, kata Bupati Harris, Pemda Pelalawan terus berupaya melakukan sosialisasi di tengah masyarakat.

"Sambil menunggu usulan, kita di lapangan terus melakukan sosialisasi. Terus mengimbau warga untuk memutus mata rantai, menyelamatkan warga dari penyebaran COVID -19," tandasnya.

Sementara itu Kadiskes Pelalawan dan Jubir COVID -19 Pelalawan Asril menyampaikan data pasien COVID -19 Kabupaten Pelalawan, Rabu 15 April 2020 tercatat 1027 kasus. Rinciannya, 1003 Orang Dalam Pemantauan (ODP) terdiri dari 670 dalam proses pemantauan dan 333 selesai pemantauan.

Untuk status PDP jumlahnya 20 Pasien, terdiri 13 orang masih dirawat, 6 orang sudah pulang dan sehat serta 1 meninggal dunia. Sedangkan kasus positif masih tetap sama yakni 4 orang pasien positif yang kini dirawat di RS Arifin Ahmad Pekanbaru. (Adv)



 
Berita Terkini:
  • Lima Tim PTPN V Adu Inovasi Planters Innovation Summit 2022
  • Sinergi PTPN V-PTPN XII Kembalikan Legenda "Kopi Jawa"
  • PTPN V Dukung Penguatan Desa Wisata Buluh Cina
  • Asisten I Setda Riau Lepas 21 Kontingen Pramuka Ikuti Peran Saka Nasional 2022
  • JNE Berangkatkan Pemenang Hadiah Umroh Lomba Content Competition dan Karyawan
  • BRK Syariah Serahkan CSR Untuk 431 Pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang
  • Sebanyak 238 Pelajar MTsN 1 Bengkalis Ikuti Kompetensi Madrasah Indonesia
  • Gubri Syamsuar Apresiasi Portal Media Center Provinsi Riau
  • Gubri Kunjungi Maqari Quraniyah Madinatul Munawwarah
  • Proklim Bikin Tanjung Medan Hijau dan Nyaman
  • JNE Bertanggungjawab Penuh Kepada Warga Terdampak Kebakaran di Cimanggis Depok
  • Afrizal Sintong dianugerahi Penghargaan Kepala Daerah Inovatif
  • Inisiasi Perubahan, Karyawan BUMN di Pekanbaru Beralih ke Skuter Listrik
  • Gubri Sambangi Muslim World League dan IsDB
  • Gubri Syamsuar Jajaki Kerjasama dengan Universitas Al-Azhar
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    3 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/06/2022 - 19:55 WIB
    Koalisi Indonesia Bersatu Membawa Kesejukan Untuk Riau Lebih Baik
    PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim di Riau
    Datuk Setia Amanah Kukuhkan Pimpinan LAMR
    Gubri Borong Anugerah Adinata Syari'ah 2022
    Riau Peringkat 1 di Sumatra, Investasi APRIL Terbesar
    Membangun Dari Desa, Apa Saja yang telah dilaksanakan Gubernur Syamsuar
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved